News

Bukan Memundurkan Jam Ngantor, Ini Kata Pengamat Cara Mengatasi Macet Jakarta

Aisyah Isyana - 12/08/2022 15:14

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya sempat mengusulkan agar jam kerja karyawan di Jakarta diundur menjadi lebih siang, guna mengurangi kemacetan. Adapun usulan itu diajukan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman.

Berdasarkan hasil pengamatan, Usman menyebut mobilitas pekerja hingga pelajar berangkat pada jam yang sama, sehingga berimbas pada kemacetan. Untuk itu, dia mengusulkan agar jam kerja pegawai diundur, guna mengurangi mobilitas agar tak menumpuk di pagi hari.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menyebut kebijakan itu memang bisa mengatasi kemacetan, namun hanya untuk sementara dan tidak jangka panjang. Menurutnya, kemacetan lama-kelamaan dapat terjadi lagi, bahkan menimbulkan jam-jam sibuk baru.

Jika hendak menekan kemacetan, jelas Deddy, caranya dengan memperbaiki dan memperbanyak angkutan umum. Dimana prinsipnya adalah memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain, bukan memindahkan kendaraan.

"Untuk solusi kemacetan sementara mungkin iya, tapi bukan jangka panjang. Filosofi transportasi yang benar, planning jangka panjangnya adalah memindahkan orangnya bukan memindahkan kendaraannya atau mengurai kemacetannya," ujar Deddy, Jumat (12/8/2022).

"Maka untuk memindahkan orangnya, diperlukan angkutan umum yang cukup masif," imbuh Deddy.

Sementara itu, Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Djoko Setijowarno, menyebut jangkauan layanan transportasi umum yang luas dapat mengurangi kemacetan. Untuk itu, dia menekankan agar transportasi umum diperluas, bukan malah memberikan sejumlah kebijakan menahan laju kendaraan pribadi.

"Jangkauan layanan transportasi umum hingga semua kawasan perumahan dan permukiman harus dapat terpenuhi lebih dulu, jadi jika ada beberapa kebijakan untuk menahan laju kendaraan pribadi, warga punya angkutan alternatif," papar Djoko kepada detikcom.

Dia menyebut kebijakan seperti apapun tak akan mengurangi kemacetan, jika pengguna kendaraan pribadi masih lebih banyak jumlahnya ketimbang pengguna transportasi umum.

"Di Jabodetabek saja, proporsinya kendaraan itu 2% angkutan umum, 23% mobil pribadi, 75% sepeda motor," ujar Djoko.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Lalu Lintas Jakarta Kemacetan jakarta Transportasi Umum Macet Jakarta

Berita Lainnya