Opini

Ukur Agama dengan Akhlakmu

Indah Pratiwi - 05/09/2022 15:44
Oleh : Asrof Husin

Ukur agamamu dengan akhlakmu,


Akhlak berarti : Tabiat, Budi pekerti, tingkah laku, perangai, kebiasaan, kelakuan.

Akhlak yang baik maupun akhlak yang buruk tertanam dijiwa seseorang dan dalam beragama yang tertanam dijiwamu apakah akhlak yang baik ataukah yang buruk, renungkanlah dan ukurlah agamamu dengan akhlakmu.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Seseorang tidak melihat dan mengukur agamamu, tetapi yang dilihat dan diukurnya adalah akhlakmu, bagaimana lidahmu, kelakuanmu, hatimu. Seseorang tidak mengukur dari rajinnya engkau beribadah, tetapi yang diukur adalah akhlak baik dan akhlak burukmu, apakah lidahmu ular berbisa ?apakah kelakuanmu buruk tercela ? Apakah hatimu hitam penuh kedengkian dan kebencian ? Atau sebaliknya.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Jika hatimu terang bercahaya, berarti akhlakmu baik.

Jika hatimu gelap tanpa cahaya, berarti akhlakmu jelek.

Jika akhlakmu baik akan mengundang simpati,

Jika akhlakmu jelek akan mengundang antipati.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Yang berpakaian agamis belum tentu akhlaknya baik.

Yang berpakaian biasa saja belum tentu akhlaknya jelek.

Akhlak yang baik dan buruk itu bukan diukur dari pakaiannya, agamanya, warna kulitnya dan suku bangsanya.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Jangan pernah mengukur akhlak seseorang dari umur, yang masih muda maupun yang sudah tua, yang menjadi ukuran adalah Budi pekertinya, ucapan dan kelakuannya.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Akhlak itu kunci kehidupan, hidup dengan akhlak mulia atau hidup dengan akhlak tercela.

Apakah orang yang beragama sudah pasti akhlaknya baik ?

Apakah orang yang tidak beragama sudah pasti akhlaknya jelek ?

Semuanya tidak ada yang pasti.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Banyak orang yang beragama kehilangan akhlak baiknya, banyak pemuka agama kehilangan akhlak baiknya, harusnya yang ditampilkan adalah akhlak yang baik tetapi justru yang ditampilkan adalah akhlak yang sangat buruk. Ceramahnya merendahkan, menghina dan menghujat agama lain, merendahkan perempuan, penuh caci maki – hoax dan fitnah. Perbuatannya/kelakuannya yg ditampilkan adalah intoleransi, kekerasan, keberingasan, menakutkan dan kebodohan.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Tuhan tidak pernah menilai agamamu, menilai rajinnya ibadahmu, tetapi yang dinilai Tuhan itu akhlakmu.

Akan menjadi percuma rajinnya ibadahmu jika akhlakmu buruk.

Ukur agamamu dengan akhlakmu,

Untuk engkau yang rajin beragama, paling rajin beribadah, tetapi jika akhlakmu buruk dan engkau tidak mau introspeksi diri, tidak mau memperbaiki diri, maka lebih baik engkau tidak usah beragama.

Mudah saja jika ingin mengukur agama seseorang, ukurlah akhlaknya.

Dan jika ingin mengukur agamamu, ukur agamamu dengan akhlakmu.

Rahayu.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin.

TAG TERKAIT :
Islam

Berita Lainnya