Kriminal

Berperan Cari Tamu, RR Juga Gagahi Pacar di Kasus ABG Budak Seks Apartemen Jakbar

Aisyah Isyana - 21/09/2022 23:32

Beritacenter.COM - Polisi meringkus dua orang berinsial EMT (44) dan RR (19) terkait kasus penyekapan dan eksploitasi seksual terhadap ABG perempuan berusia 15 tahun di apartemen Jakarta Barat. Polisi menyebut tersangka RR yang merupakan pacar korban, tak hanya turut mencari tamu saja, namun juga menggagahi korban demi memuaskan nafsunya.

"RR ini selain mencarikan tamu untuk korban, bahkan dia juga ini menyetubuhi korban. Jadi dia cari tamu dan dia juga gunakan korban untuk kebutuhan seksualnya. Ini si RR kelakuannya seperti itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Rabu (21/9/2022).

Dalam menjalankan aksinya, tersangka RR berperan mencari para pria hidung belang yang tertarik menggunakan jasa korban melalui aplikasi MiChat.

"RR ini perannya mencarikan tamu melalui aplikasi MiChat," ungkap Zulpan.

Sekedar diketahui, EMT (44) atau Mami Erika, merupakan germo yang memperbudak seks ABG 15 tahun di apartemen Jakarta Barat. Sementara RR (19), merupakan pacar korban yang turut menjerumuskan korban dalam lingkaran prostitus Mami EMT.

Saat ini, kedua tersangka telah berhasil ditangkap polisi. Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap jika praktik prostitusi itu telah dijalankan Mami Erika selama 3 tahun. "EMT sudah beroperasi sebelum tahun 2021," kata Zulpan.

Selain itu, EMT diduga memiliki delapan anak dibawah umur lainnya yang juga dijadikan sebagai budak seks. "Yang bersangkutan memiliki delapan anak asuh yang dia perjualbelikan dan ini pun dia atur juga penempatannya di tiga apartemen itu," jelas Zulpan.

Prihal keberadaan delapan anak asuh EMT lainnya, Zulpan menyebut pihaknya masih melakukan pengembangan. Dia berharap delapan anak asuh EMT itu dapat segera membuat laporan ke polisi.

"Hasil pemeriksaan ini akan membuka tabir yang lebih luas lagi. Sekarang yang baru terungkap satu, diharapkan ini membuat teman-teman yang lain berani melaporkan. Karena tanpa laporan kita agak kesulitan apakah dia tersandera atau menikmati kehidupan apartemen," jelas Zulpan.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, EMT dan RR telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 76I juncto Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 22 dan/atau Pasal 13 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Berita Kriminal Indonesia Prostitusi Prostitusi ABG di Apartemen Jakbar ABG Budak Seks di Jakbar

Berita Lainnya