Nasional

Pemerintah Hanya Subsidi Pupuk Urea dan NPK, Ini Alasannya

Lukman Salasi - 22/09/2022 11:04

BeritaCenter.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkap alasan pemerintah kenapa hanya mensubsidi pupuk Urea dan NPK. Alasannya, kedua pupuk itu sangat memberikan manfaat bagi tanaman.

"Kenapa harus urea, karena urea itu memberi kesuburan. Semua ilmu mengatakan seperti itu. Kenapa NPK, itu menjaga buah. Total itu dua," kata Syahrul saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (21/9) kemarin.

Pemerintah sebelumnya mensubsidi lima jenis pupuk, tapi saat ini hanya mensubsidi dua pupuk saja, yaitu Urea dan NPK. 

Syahrul menjelaskan bahwa kebijakan itu sudah dirumuskan secara matang dan telah disepakati oleh DPR RI, baik oleh Komisi IV DPR RI maupun Panja Pupuk.

Kebijakan pupuk subsidi hanya pada jenis Urea dan NPK tertuang dalam Peraturan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Permentan tersebut juga mengatur tentang komoditas yang mendapat pupuk bersubsidi dari sebelumnya 70 komoditas pertanian, kini hanya sembilan komoditas. Sebanyak sembilan komoditas pertanian tersebut antara lain padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kakao, tebu, dan kopi. Komoditas tersebut dipilih lantaran merupakan komoditas pokok dan strategis yang memiliki dampak terhadap laju inflasi.

Permentan tersebut merupakan tindak lanjut pemerintah berdasarkan hasil rekomendasi Panja Komisi IV DPR RI tentang pupuk bersubsidi.

"Masalah pupuk kurang lebih tidak dikurangi, hanya sesuai dengan kesepakatan kita semua di sini dan hasil evaluasi ombudsman, hasil evaluasi badan pemeriksa, diefektifkan dari 69 jenis komoditas menjadi sembilan jenis. Itu hasil kesepakatan kita dan bukan Kementan saja, Komisi IV, ada panjanya," kataSyahrul.

Syahrul menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat petani mengenai kebijakan pupuk bersubsidi yang baru tersebut.

"Jadi sekali lagi, pupuk tidak kurang tapi disesuaikan sesuai dengan kepentingan-kepentingan yang ada. Yang memang menjadi kebijakan dasar kita, yang tidak keluar dari kebijakan dasar untuk ketahanan pangan semua berkait dengan pertanian," ujar Syahrul.


TAG TERKAIT :
Berita Center Menteri pertanian Subsidi Pupuk Pupuk Urea dan NPK

Berita Lainnya