Kesehatan

Halusinasi Parah Akibat Ganja, Pria Ini Nekat Pontong Putus 'Mr P-nya' Pakai Gunting

Aisyah Isyana - 22/09/2022 23:32

Beritacenter.COM - Pria di Thailand dilaporkan memotong hampir seluruh penisnya dengan gunting, saat tengah dalam episode psikotik akibat ganja. Episode psikotik atau psychotic yang dimaksud, yakni kondisi halusinasi dan pemikiran delusi yang mengakibatkan penderitaan parah dan perubahan perilaku, seperti dilansir laman NHK UK.

Sejatinya, pria berusia 23 tahun itu sudah tiga bulan berhenti mengkonsumsi ganja. Dimana dia sempat menjadi pemakai ganja selama 2 tahun lamanya. Hanya saja, kala itu dia kembali merokok menggunakan 2 gram ganja.

Selang dua jam setelah mengkonsumsi ganja, pria yang tak disebutkan namanya itu mulai mengalami ereksi yang menyakitkan, padahal dia tak menerima rangsangan seksual apapun. Hal itu terjadi kemungkinan karena efek samping dari rokok ganja yang dihisapnya.

Kondisi haslusinasi itu membuat pria Thailand itu menjadi paranoid. Dia sempat berupaya melihat kepala penisnya untuk mencari sumber rasa sakit yang dirasakannya. Tak kuat dengan apa yang dialiminya, pria itu berupaya memotong hampir seluruh penisnya dengan gunting demi menghilangkan rasa sakitnya.

Dia hanya menyisakan pangkal penisnya sebanyak 2 sentimeter dan laserasi 5 sentimeter di skotumnya. Setelah aksi nekatnya, pria itu sempat berupaya bertahan selama 2 jam. Hingga akhirnya pendarahan parah yang tak berhenti membuatnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit di Kota Chiang Mai.

Dr Theerapon Tangsuwanaruk, dokter yang merawat pria itu menyebut petugas medis sempat mempertimbangkan untuk memasang kembali penis yang terputus itu. Hanya saja, dia menyebut penis pria itu telah rusak parah dan hanya akan memicu kemungkinan risiko infeksi.


"Penis yang terputus itu dianggap terlalu kotor dan rapuh untuk rekonstruksi. Bagian penis yang diamputasi terkontaminasi semut dan memiliki vena punggung yang rapuh," ujar dokter itu seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (22/9/2022).

Sebagaimana hasil tes urine yang dilakukan terhadap pria itu, petugas mendapati adanya zat THC, yakni bahan kimia psikoaktif dalam ganja yang membuatnya dalam sensasi 'ngefly'. Hasil pemeriksaan psikiater menyebutkan pria itu mengalami halusinasi visual dan pendengaran yang membuatnya melihat bayangan bergerak dan mendengar suara binatang seperti kicauan burung dan segerangga berdengung.

Selain itu, psikosis yang dialami pria itu juga sangat kuat, sehingga membuatnya mengalami halusinasi visual dan penenggaran sekitar 2 minggu selama masa pemulihan. Setelah dirawat selama dua minggu di rumah sakit, barulah pria itu dapat buang air kecil sembari duduk. Halusinasi yang dialaminya juga telah berangsur hilang.

TAG TERKAIT :
Ganja Potong penis Thailand Halusinasi Delusi Psyvhotic

Berita Lainnya