Kriminal

Polisi Tangkap 'Ayah Sejuta Anak' terkait Adopsi Ilegal, Pengadopsi Dipatok Rp15 Juta

Aisyah Isyana - 28/09/2022 16:40

Beritacenter.COM - Pria yang dikenal dengan sebutan 'Ayah Sejuta Anak' bernama Suhendra (32), diamankan jajaran Polres Bogor. Penangkapan terhadap Suhendra dilakukan polisi atas dugaan perdagangan anak dan adopsi ilegal.

"Modus yang dilakukan oleh pelaku dengan mengiming-imingi atau mengumpulkan ibu hamil, kemudian selanjutnya setelah proses persalinan, anaknya akan diserahkan kepada orang yang mengadopsi anak tersebut. Namun proses adopsinya sendiri dilakukan secara ilegal," ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dalam jumpa pers, Rabu (28/9/2022).

Dalam menjalankan aksinya, Iman menyebut Suhendar mematok sejumlah uang kepada pengadopsi. Dimana pelaku Suhendar mengatasnamakan Yayasan Ayah Sejuta Anak.

"Orang yang mengadopsi diminta sejumlah uang Rp 15 juta dari setiap satu anak yang diadopsi pelaku. Pelaku mengatasnamakan Yayasan Ayah Sejuta Anak," jelas Iman.

Dari penangkapan terhadap Suhendera, Iman menyebut pihaknya telah menyelamatkan 5 ibu hamil. Dimana kelima ibu hamil itu diketahui dalam proses melahirkan di tempat penampungan yayasan tersebut.

"Dari kegiatan penegakan hukum ini, kami berhasil menyelamatkan 5 bumil yang menunggu lahiran dari tempat penampungan mereka tersebut. Kelima bumil tersebut sudah diserahkan ke Dinsos Kabupaten Bogor untuk diberikan perlindungan dan penanganan sampai yang bersangkutan melahirkan," jelasnya,

Tak hanya itu, Iman menyebut pihaknya juga mengamankan anak yang telah diadopsi secara ilegal ke seseorang di Lampung. Saat ini, anak itu telah diserahkan ke Dinas Sosial Pemkab Bogor.

"Satu orang yang sudah diadopsi secara ilegal atau dijual pelaku ke Lampung juga sudah diselamatkan anaknya, dan diserahkan ke Dinsos Kabupaten Bogor untuk dilakukan pemeliharaan anak yang layak," terang Iman.

Iman menyebut Suhendar saat ini telah ditahan di Mapolres Bogor. Sementara kasus dugaan adopsi ilegal ini masih dalam pengembangan lebih lanjut polisi.

"Saat ini tersangka sedang dalam penyidikan, kami terus melakukan pengembangan terkait dugaan jaringan lainnya. Mudah-mudahan bisa berkembang atau mungkin ada pidana lain yang menyertai dari perbuatan tersebut," ujarnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Suhendar dijerat Pasal 83, Pasal 76 huruf F UU 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman pidana minimal 3 tahun, maksimal 15 tahun penjara, denda maksimal Rp 300 juta.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Dc Tarigan menyebut tersangka sangat jelas telah mempromosikan jasanya melalui media sosial. Dalam menjalankan kaisnya, Suhendar menyarasar para ibu hamil tanpa suami.

"Yang bersangkutan meng-upload konten di IG dan TikTok dengan judul 'Ayah Sejuta Anak'. Jadi sasarannya bumil tanpa suami, yang bersangkutan menawarkan jasanya di rumah 2 lantai. Kesehariannya ibu-ibu hamil tinggal di lantai 1, yang bersangkutan tinggal di lantai 2," tutur Siswo.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Polres Bogor Perdagangan Anak Adopsi Ilegal Ayah Sejuta Anak Ditangkap

Berita Lainnya