Politik

Bicara Kelanjutan 'Koalisi Perubahan', NasDem : Yang Penting Alon-alon asal Kelakon

Ya, tentu pertimbangan sangat bagus ya. Dan kita lihat, ini kan bukan kawin paksa, sekali lagi ini bukan kawin paksa. Karena dia bukan kawin paksa, dia datang dengan kesadaran dan kita equal partnership. Jadi kalau dipaksain kan tentu kita tidak ingin ini patah. Yang penting alon-alon asal kelakon

Aisyah Isyana - 22/11/2022 19:28

Beritacentre.COM - Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya turut berkomentar soal belum dilakukannya deklartasi 'Koalisi Perubahan' bersama PKS dan Demokrat. Dalam hal ini, Willy menyebut NasDem, tak akan buru-buru soal deklarasi, yang penting alon-alon asal kelakon.

"Ya, tentu pertimbangan sangat bagus ya. Dan kita lihat, ini kan bukan kawin paksa, sekali lagi ini bukan kawin paksa. Karena dia bukan kawin paksa, dia datang dengan kesadaran dan kita equal partnership. Jadi kalau dipaksain kan tentu kita tidak ingin ini patah. Yang penting alon-alon asal kelakon," kata Willy kepada wartawan di NasDem Tower, Menteng, Jakpus, Selasa (22/11/2022).

Selain itu, Willy menyebut NasDem juga telah membangun komunikasi dengan partai lain selain PKS dan Demokrat. Dia juga menyebut komunikasi NasDem dengan kedua partai koalisi juga masih intens dilakukan hingga saat ini.

"Prinsipnya apa? yang menjadi episentrumnya adalah Mas Anies sendiri sebagai simbol perubahan. Tentu kami juga membangun komunikasi dengan banyak partai lain, dengan Demokrat dan PKS yang sejauh ini sudah cukup intens dan cukup lama," ujar Willy.

Sekedar dikethui, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya mengaku masih berkomunikasi dengan NasDem dan PKS. AHY menyebut proses untuk menemukan titik tengah kesamaan visi misi dnegan NasDem dan PKS memerlukan waktu tak sedikit.

"Tetapi Demokrat memang hari ini tengah intensif berkomunikasi dengan NasDem dan PKS. Kami berharap bisa menghadirkan poros perubahan sebuah poros alternatif, tetapi sekali lagi semua itu masih penuh dengan dinamika dalam arti untuk menemukan titik tengah dalam visi, misi, itu kan tidak sederhana, bukan proses satu hari dua hari, bahkan bukan seminggu dua minggu, tetapi perlu waktu dan proses yang matang," ujar AHY di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Sabtu (19/11/2022).

Jika nanti 'Koalisi Perubahan' terbentuk, AHY berharap koalisi ini akan menjadi koalisi yang kokoh dan solid. AHY hanya tak ingin koalisi ini cepat dideklarasikan, namun kemudian bubar.

"Yang jelas semangatnya adalah kalau bener-bener bisa tercipta koalisi ini, maka menjadi koalisi yang kokoh yang solid, bukan cepat deklarasi, kemudian cepat bubar, bukan yang seharusnya udah maju kemudian mundur ke belakang," ujar AHY.

"Nah bagi kami lebih penting membangun momentum-momentum seperti itu dan itulah mengapa, mungkin banyak yang bertanya-tanya kapan dan kapan begitu ya, bagi saya yang penting kita bener-bener kuatkan narasi besarnya yaitu perubahan dan perbaikan, setelah itu saling membangun chemistry, melengkapi satu sama lain," sambungnya.

Lebih lanjut, AHY mengaku tak khawatir dengan pihak-pihak yang menginginkan Demokrat tak berkoalisi dengan NasDem dan PKS. AHY menegaskan jika Demokrat ingin membangun koalisi yang kokoh, bahkan hingga memenangkan Pilpres 2024 mendatang.

"Jadi itu yang saya ingin bangun sehingga saya tidak perlu terlalu khawatir dengan ada upaya-upaya seperti yang tadi disampaikan, mungkin ingin menggeserlah salah satu atau tidak terjadinya poros perubahan ini, Insyaallah kami memiliki semangat yang masih kuat," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Politik Nasdem Demokrat PKS Pilpres 2024 Willy Aditya Koalisi Perubahan

Berita Lainnya