Bisnis

4 Langkah Menghindari Kegagalan Bisnis di Tengah Lonjakan Inflasi

Rahman Hasibuan - 29/11/2022 08:38

Beritacenter.COM - Dalam ancaman inflasi dan resesi ekonomi yang membayangi, meluncurkan bisnis mungkin tampak lebih berisiko dari sebelumnya. Sebanyak 89 persen pemilik usaha kecil telah menaikkan harga produk atau layanan mereka dan 60 persen mengkhawatirkan kesehatan keuangan bisnis mereka karena inflasi yang melanda.

Meski begitu, bisnis harus tetap berjalan dan agar merek dapat tetap berkembang, pebisnis harus membuat keputusan sulit terkait bahan, pengemasan, dan distribusi sebagai upaya mengurangi beban pengeluaran.

Dilansir Entrepreneur, pengetahuan tentang faktor risiko dan kemampuan menerapkan strategi manajemen risiko sangat penting sebelum berbisnis. Jika Anda ingin meluncurkan produk atau merek bisnis baru, sangat penting untuk membuat rencana manajemen risiko agar bisnis Anda memiliki persiapan saat kondisi ekonomi berubah.

Hal pertama yang perlu diperhitungkan adalah biaya peluncuran termasuk rencana pemasaran dan penjualan. Karena dengan memantapkan angka konkret dalam anggaran penjualan akan memberi Anda dasar yang kuat dalam proses bekerja nantinya.

Selanjutnya, pastikan untuk menilai dan mengetahui siapa target pasar dan menetapkan unique selling point. Pastikan produk atau layanan Anda memiliki keunggulan dan dapat mengisi celah di antara produk atau layanan dari kompetitor di pasar.

Terakhir, Anda perlu memetakan tujuan yang realistis di mana produk Anda akan dijual. Apakah Anda akan menjadi e-niaga, toko khusus online atau mungkin Anda memilih untuk menjual produk melalui pengecer seperti Amazon?

Memiliki rencana bisnis yang membahas area inti dan pertanyaan pokok ini adalah kuncinya. Lalu setelah Anda mengatasi faktor risiko sebagai perusahaan, Anda siap meluncurkan merek Anda. Berikut adalah empat strategi utama untuk membantu Anda mengurangi risiko.

1. Perhitungkan risiko dalam rencana bisnis

Rencana bisnis adalah panduan. Itu harus sangat rinci dengan memuat informasi tentang semua aspek bisnis termasuk snapshot industri, strategi pemasaran, keuangan, personal dan berbagai prosedur operasional lainnya. Dan tidak kalah penting, pastikan bisnis Anda telah memiliki rencana jangka panjang karena banyak usaha gagal melewati tahun pertamanya.

Memiliki rencana satu, tiga, dan lima tahun tentang perusahaan dapat membantu mencegah kegagalan bisnis. Mengambil langkah-langkah untuk menghindari risiko memang tidak berarti akan bebas dari ancaman kegagalan. Namun, rencana bisnis akan membantu Anda mengubah rute lebih cepat serta membantu secara mental mempersiapkan hambatan dan memperlakukannya sebagai peluang bukan tanda kemunduran.

2. Menguatkan posisi di pasar

Menurut penelitian dari CB Insights, startup paling sering gagal karena dua alasan yakni gagal memverifikasi kebutuhan pasar dan tidak membelanjakan uang dengan bijak. Menentukan skala dan target bisnis yang besar memang bagian dari rencana jangka panjang.

Namun, rencana yang terlalu berlebihan dan pengembangan yang terlalu terburu-buru malahan akan membawa bisni dalam kehancuran. Oleh karena itu, temukan tempat Anda di pasar dan kembangkan satu produk yang benar-benar bagus terlebih dahulu maka sisanya akan mengikuti.

Anda selalu dapat berinovasi produk tetapi membangun tempat Anda di pasar adalah kunci untuk membangun reputasi merek. Karena ketika tiba waktunya untuk memaksimalkan pertumbuhan, bisnis Anda akan siap.

3. Menemukan produsen yang tepat

Dalam menjalankan usaha, selalu pastikan pabrikan Anda memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya mulai dari ukuran fasilitas hingga kualitas dan kecepatan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Ini harus dilakukan agar produk yang dikeluarkan menghasilkan kualitas terbaik dan bukan malahan merusak reputasi bisnis yang sudah dibangun hanya karena kurangnya pengawasan.

4. Lakukan uji coba kecil untuk mengukur minat konsumen

Setelah produk Anda keluar, selalu perhatikan baik-baik ulasan pelanggan. Kritik tidak selalu menyenangkan tetapi informasi ini adalah tambang emas yang dapat membantu Anda mengembangkan produk terbaik di pasar. Karena, jika ingin tahu apa yang pelanggan Anda inginkan maka dengarkanlah pendapat mereka.

Dengan umpan balik yang diterima dan dapat diolah dengan baik maka bisa menjadi landasan untuk semakin memberikan layanan kinerja dan produk yang terbaik untuk pelanggan Anda.

Selalu ada resiko saat meluncurkan merek atau produk. Apalagi dengan biaya yang meningkat, resiko bisnis mungkin semakin terasa berbahaya. Tetapi dengan rencana, produsen, dan pola pikir yang tepat, Anda dapat berhasil memulai bisnis sambil mengembangkan reputasi di pasar.

TAG TERKAIT :
Berita Center Bisnis Kegagalan Bisnis

Berita Lainnya