Opini

Karto Bugel : Pak Jokowi Memang Top Banget

Indah Pratiwi - 28/01/2023 12:21
Oleh : Karto Bugel
FOKUS : Jokowi

TOP MARKOTOP, hanya itu kalimat paling tepat manakala kita bicara tentang pak Jokowi menjalankan strateginya. Dalam hal ini, beliau tak ada tandingannya.


Peristiwa Budiman Sudjatmiko yang secara khusus diajak bicara 4 mata dan diinisiasi banyak pihak adalah terkait reshuffle, langsung mentah.

Budiman keluar dari istana membawa kabar bahwa Presiden setuju dengan tuntutan para Kepala Desa.

Pada kisah itu, masuk akal cerita bahwa Presiden sangat concern dengan rakyat dan maka memenuhi permintaan para kepala desa agar DPR merevisi UU Desa terkait masa jabatan, dipenuhi.

Melalui Budiman, kabar itu disampaikan bahwa presiden setuju. Jabatan 3 kali 6 tahun seperti tertera dalam UU dan diminta menjadi 2 kali 9 tahun, sama – sama tetap 18 tahun, sebelumnya juga dikabarkan dipenuhi DPR.


Dan itu tentu melegakan para kepala desa yang sedang melakukan unjuk rasa. Itu seperti kabar baik bahwa Presiden pun turut serta sudah memenuhi tuntutan para kepala desa.

Bukan esensi tentang Presiden Jokowi telah memenuhi permintaan para kepala desa itu patut kita bicara, ini tentang janggal seorang Budiman seolah menjadi juru bicara istana.

Terlalu kebetulan seorang Budiman yang meski sosok sangat concern dengan desa menjadi subyek itu.

Apalagi, ketika rencana pertemuan Presiden dan Budiman, menurut kabar yang beredar sudah direncanakan sejak 10 Januari yang lalu. Itu 7 hari jarak waktu dengan demo.

Pada ulang tahun PDIP yang baru lalu, pak Jokowi sempat bertemu dengan Budiman dan lalu berencana untuk mengundangnya.


Atas jarak yang panjang dan pada 17 Januari mereka berdua bertemu, dan secara kebetulan tepat ada demo kepala desa, dan kemudian Budiman tiba – tiba berubah jadi seperti juru bicara, ini sulit dinalar.

Sangat mungkin, Budiman yang berkabar seolah jubir istana, ini adalah strategi pak Jokowi untuk menutupi sesuatu.

Memanggil Budiman dan bicara empat mata terlalu memiliki banyak dimensi. Bila hanya bicara reshuffle dan kemudian akan menempatkan Budiman sebagai menteri desa misalnya, itu terlalu berlebihan. Itu memancing terlalu banyak tanya.

Biasanya, untuk menjadi menteri, jarang sosok calon itu sampai harus dipanggil secara khusus apalagi pada kisah reshuffle. Menurut kabar, biasanya, nama calon itu sudah disetor oleh pengusul dan Presiden menentukan.

Dipanggil dan bicara empat mata dengan Presiden, memiliki terlalu banyak dimensi politik. Keluar dari istana dan kemudian seolah membawa jawab atas tuntutan para kepala desa yang sedang demo, mustahil adalah esensi dari pertemuan itu.

Jabatan Budiman saat ini tak terkait langsung dengan para kepala desa yang sedang berdemo itu. Dia hanya pegiat bila dipaksa jawab mencari tautan.

Dia bukan subyek yang pantas menerima pesan Presiden apalagi kemudian mengumumkannya.

“Trus maksud presiden apa?”

Karena ini tahun politik, cara presiden Jokowi tak pantas dilihat dari kacamata biasa. Ini politis.

Bisa jadi bukan hanya reshuffle, bahkan suksesi telah mereka bicarakan. Agar ini tak meluas dan menjadi liar sebagai opini, baju pemadam kebakaran dikenakan oleh Budiman. Itu jenis atribut yang langsung dapat merubah pikiran orang.


Karena atribut itu bicara tentang bahaya dan kemendesakan, siapa di balik baju itu tak lagi menjadi titik sorot. Orang tak lagi punya waktu luang untuk mencari ketidak singkronan itu.

Dan itu berhasil. Masyarakat tak lagi ingin mengejar apa yang tak tampak. Kabar bahwa demo pasti akan segera berhenti karena tuntutan itu telah dipenuhi, jauh lebih menarik ketimbang rumor.

Dan rumor itu pun tak lagi dibicarakan. Ini hebatnya pak Jokowi.

RAHAYU

Sumber : Status Facebook Karto Bugel

TAG TERKAIT :
Jokowi Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat Jokowi Presiden Ku Jokowi Orang Jujur

Berita Lainnya