Politik

Demokrat Bicara ' Pengkhiantan' Usai Duet Anies - Cak Imin Terbongkar

Rahman Hasibuan - 01/09/2023 09:03

Beritacenter.COM - Partai Demokrat angkat bicara mengenai pengkhianatan terhadap spirit perubahan usai Partai Nasdem mengumumkna duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin secara sepihak untuk maju di Pilpres 2024.

Partai Demokrat merasa dikhianati usai membongkar keputusan Nasdem. Selain itu, Demokrat merasa partainya dipaksa menerima keputusan duet Anies - Cak Imin.

"Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhiantan terhadap piagama kaolisi yang telah disepakati oleh ketiga parpol juga penghiantan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh capres Anies Baswedan yang telah memberikan mandat untuk mempin Koalisi Perubahaan" kata Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/8/2023).

Riefky mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari Sudirman Said, yang mewakili Anies Baswedan bahwa Anies telah menyetujui kerja sama Poltik NasDem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies - Cak Imin. Persetujuan itu dilakukan secara sepihak dan inisiatif Surya Paloh.

"Hari ini, kamu melakukan konfirmasi berita tersebut keada Anies Baswedan. Ia mengkonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar Demokrat ' dipaksa menerima keputusan itu (fait accompli)' ujar Riefky.

Atas dasar itu, Riefky mengatakan Demokrat bakal menggelar rapat Majelis Tinggi Demokrat. Hal ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam AD/ ART partai berlambang mercy itu.

"Menyikapi hal itu, Partai Demokrat akan melakukan rapat Majelis Tinggi Partai untuk mengambil keputusan selanjutnya. Sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020, kewenangan penentuan koalisi dan capres/cawapres ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai" ujar Riefky.

Hal serupa juga disampaikan oleh juru bicara Demokrat Herzaky Mahendra Putra yang merasa partainya telah dikhianati dengan adanya rencana duet Anies - Cak Imin karena sejak awal mendukung Anies sebagai bakal calon presiden bersama Partai Nasdem dan PKS.

"Ya jelas kami merasa dikhianati, bahasannya kami ini adalah penghianatan. Yang kedua adalah tidak tahu etika. Kalau bagi kali bagaimana kita mau berjuang bersama" kata juru bicara Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan di Cikeas, Bogor, Kamis (31/8/2023).

"Kita bicara perbaikan, perubahan buat masyarakat Indonesia, tapi pada saat dalam konteks perjuangannya saja tidak menggunakan cara - cara yang pas gitu" sambungnya.

 

TAG TERKAIT :
Nasdem Berita Center Demokrat Partai Demokrat Surya Paloh Demokrat Dikhianati

Berita Lainnya