Kriminal

Bareskrim Gelar Razia di 2 Klub Malam di PIK Jakut, 9 Pengunjung Positif Narkoba

Aisyah Isyana - 03/12/2023 14:25

Beritacenter.COM - Dua tempat hiburan malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, dirazia polisi. Ada sembilan pengunjung yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Razia itu digelar jajaran Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di bawah pimpinan Kasubdit I Ditnarkoba Bareskrim Polri Kombes Calvin Jean Simanjuntak, Sabtu (2/12) malam hingga pagi tadi.

Calvin menyebut pihaknya menggelar razia di dua tempat hiburan malam di PIK. Petugas gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai melakukan tes urinte terhadap para pengunjung, dan mendapati ada 9 pengunjung yang positif mengkonsumsi narkoba.

"Di bilangan PIK kita melakukan di dua tempat, dua tempat ini kita lakukan bergantian. Secara keseluruhan temuan-temuan yang kami dapati adalah keseluruhannya ada 9 pengunjung yang positif menggunakan narkotika berbagai macam jenis di situ, ada kokain ada morfin ada metamfetamin ada THC, " kata Calvin dalam keterangannya, Minggu (3/12/2023).

Selain itu, polisi juga mendapati enam butir dan satu klip serbuk di tempat pengunjung yang positif narkoba. Barang bukti dan temuan itu dibawa ke laboratorium forensik untuk diselidiki apakah barang itu merupakan narkoba atau obat keras.

"Kemudian di salah satu tempat setidaknya ada enam butir tetapi masih dalam pendalaman apakah ini narkotika psikotropika atau obat keras di empat table ataupun empat sofa, namun ada satu klip serbuk yang sudah kita kumpulkan itu juga masih kedalaman dan kebetulan di sofa itu pengunjungnya hasil urine itu positif kokain dan morfin," jelas Calvin.

"Jadi ini perlu pendalaman, semua barang bukti itu akan kita bawakan ke laboratorium forensik pagi hari ini," imbuhnya.

Sementara itu, hasil pengecekan petugas Bea Cukai juga mendapati adanya 505 botol yang menggunakan pita cukai palsu. Nantinya, petugas Bea Cukai akan memverifikasi lebih lanjut ratusan botol tersebut.

"Kemudian temuan yang kedua setidaknya ada 505 botol hasil pengecekan dari bea cukai diduga menggunakan pita cukai palsu dan ada beberapa juga yang tanpa juga jadi khusus untuk yang 505 botol ini masih perlu verifikasi oleh tim Bea Cukai nanti akan disampaikan," ujar Calvin.

Dalam melakukan pengecekan terhadap setiap barang milik pengunjung, Calvin menegaskan jika hal itu dilakukan atau dibuka sendiri oleh pemilik barang tersebut. Calvin menyebut pihaknya juga akan memverifikasi ulang dengan melihat rekaman CCTV di dua tempat yang didapati ada 9 pengunjung positif narkoba.

"Nanti akan kami verifikasi ulang dengan CCTV yang ada ada temuan hasil rekaman yang betul-betul ini perlu pendalaman karena di sofa itu ada pengunjung yang kembali lagi meletakkan di bagian lepitan sofa," ujarnya.

Lebih lanjut, Calvin menyebut polis juga telah melakukan penyegelan terhadap sebuah gudang penyimpanan botol. Polisi bersama Bea Cukai akan melakukan pengecekan ulan untuk verifikasi.

"Kami melakukan penyegelan karena di situlah ditemukannya botol-botol yang saya sebutkan tadi. Jadi setelah disegel ini, hari ini, siang nanti tim gabungan biar cukai dan Direktorat Narkoba akan mengecek ulang kembali itulah yang saya sampaikan tadi verifikasi dan Pendalaman ulang supaya nanti bisa menemukan hasilnya, " ungkapnya.

TAG TERKAIT :
Bareskrim Polri Kasus Narkoba Tempat hiburan malam Razia Klub Malam

Berita Lainnya