Politik

PDIP Tolak Gubernur Jakarta Dipilih Presiden, Ini Alasannya

Lukman Salasi - 07/12/2023 14:15

BeritaCenter.COM – PDI Perjuangan secara tegas menolak aturan dalam Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) terkait gubernur Jakarta dipilih oleh presiden.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan alasan penolakan itu didasarkan pada aspirasi masyarakat. Menurutnya, kedaulatan memilih pemimpin ada di tangan rakyat.

"Kami mendorong, kami menangkap aspirasi dari masyarakat, bahwa demokrasi di tangan kedaulatan rakyat itu untuk menentukan pemimpinnya, sehingga keistimewaan dari DKI itu tidak harus dilakukan dengan merubah suatu undang-undang," kata Hasto dikutip, Kamis 7 Desember 2023.

Hasto menekankan penolakan ini muncul dari rakyat. Dia menyebut rakyat mau kepala daerah di DKI dipilih oleh rakyat.

"Inilah kemudian kami terus mereka-mereka yang mengkritisi itu adalah suara rakyat, itu yang harus ditangkap termasuk oleh PDIP bahwa kepala daerah di DKI itu ya sebaiknya itu dipilih oleh rakyat karena rakyat lah yang berdaulat," ucapnya.

Hasto lalu merespons terkait Fraksi PDIP yang menyetujui RUU DKJ saat rapat pleno di Baleg DPR RI. Menurutnya, karena mendengar aspirasi rakyat, akhirnya keputusan PDIP pun mengikuti suara rakyat.

"Ya kita kan terus kemudian mendengar aspirasi rakyat, jadikan politik ini dinamis terjadi beberapa perubahan-perubahan, konstelasi, sehingga di dalam melihat perubahan konstelasi itu pedoman kita terpenting adalah suara rakyat, rakyat ingin agar gubernur di DKI itu dapat dipilih," ujar dia.

 

TAG TERKAIT :
Berita Center PDIP Sekjen PDIP Gubernur jakarta Hasto Kristiyanto RUU DKJ Tolak Gubernur Jakarta Dipilih Presiden

Berita Lainnya