Politik

Tak Percaya Pada Anak Buahnya, Ahok Enggan Cuti Masa Kampanye

Aisyah Isyana - 22/08/2016 10:43

Beritacenter.COM, Jakarta - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku enggan mengambil cuti kampanye karena bertepatan dengan pembahasan anggaran.

Untuk diketahui, masa kampanye Pilkada DKI Jakarta dimulai pada 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Masa waktu kampanye Pilkada tersebut, rupanya bersamaan dengan waktu penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2017.

"Sekarang lagi mau bahas APBD. Saya merasa APBD lagi debat sama DPRD. Saya khawatir Tim Anggaran Pemerintah Daerah main mata, kalau saya tidak pelototin satu-satu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Agustus 2016.

Kekhawatiran Ahok membuatnya mengajukan uji materi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Terutama pasal 70, yang mengatur soal cuti kampanye seorang petahana jelang Pilkada.

Menanggapi permohonan Ahok, Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana perkara pengujian UU Pilkada mengenai cuti selama masa kampanye Pilkada yang diajukan Ahok. Ahok berargumen petahana tidak harus cuti untuk kampanye.

Pengujian UU Pilkada tersebut akan dilakukan di ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi pada Senin (22/8) siang. Humas MK Fajar mengatakan sidang perdana perkara diajukan oleh Ahok dengan nomor perkara 60/PUU-XIV/2016.

Berita Lainnya