News

Ganjil-genap Ditengah Pandemi Covid-19 Terkesan Memaksakan

Baharuddin Kamal - 03/08/2020 11:49

Beritacenter.COM - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan ganjil-genap ditengah PSBB transisi. Kebijakan tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat.

Masyarakat akan kembali menggunakan transportasi umum ditengah Pandemi Covid-19.

"Ya yang pertama sekali lagi Fraksi Golkar menyayangkan diberlakukannya kebijakan ganjil genap pada masa PSBB transisi ini, di tengah situasi pandemi COVID-19 masih tinggi di DKI Jakarta," kata Sekretaris F-Golkar DPRD DKI, Judistira, Minggu (2/8/2020).

"Karena ganjil genap berlaku, tentu ada kekhawatiran masyarakat akan beralih menggunakan transportasi umum atau publik, ya MRT, Transjakarta dan lainnya, ini yang saya rasa tidak tepat keputusan Pemprov DKI saat ini, saya nggak ngerti Pak Gubernur mendapat masukan dari siapa, tapi mohon dipertimbangkan kembali," sambungnya.

Juditira menilai pemprov DKI memaksakan keputusan untuk memberlakukan ganjil genap. Dia meminta agar armada angkutan publik ditambah agar tak terjadi penumpukan penumpang

"Kalaupun tetap dipaksakan ya kami meminta agar jumlah kendaraan atau frekuensi armada publik nya baik MRT dan Transjakarta ditambah agar tidak ada penumpukan penumpang di stasiun atau halte dan bisa jaga jarak, kemudian ada lagi bus sapu jagad, apa bisa efektif ya kita lihat. Tapi kok rasanya memaksa sekali?" kata Judistira.


Video Lainnya